Langsung ke konten utama

Contoh Surat Pengumuman / Berita Kematian



              Surat tentang berita kematian merupakan surat tidak resmi yang sangat penting dalam mempublikasikan informasi kematian dalam kehidupan bermasyarakat. Berikut adalah contoh sederhana surat tentang berita Kematian sebai berikut :

BERITA DUKA
Kepada Yang Terhormat :
Bapak/ Ibu/ Saudara/ri  ,

-------------------------------------------------------
di-
            ____________________________



Bismillahirrohmanirrohim,
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Innalillahi Wainna Ilaihirooji’uun

Telah meninggal Dunia Ayah/ Saudara tercinta :

AMAQ HILYADI Alias ( Nai’m _) BIN AMAQ MUHAMMAD,

Pada hari kamis, Tanggal 19 Maret 2015 Jam 11.00 Wita di Rumah kediamannya di Dusun Pancor Kopong Desa Masbagik Utara Baru  Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur.

Almarhum meninggal dunia dalam Usia  (-+ ) 60 Tahun. Dan  disemayamkan di Rumah Duka yaitu di Dusun Pancor Kopong, Desa Masbagik Utara Baru Kec. Masbagik.

Besar harapan kami sekeluarga supaya kita sama-sama mensholatkan dan mengantarkan Jenazah almarhum, ke tempat  pemakamannya, yang Insya Allah akan dilaksanakan nanti pada :

Hari/ Tanggal              : Jum’at ,  29 Jumadil Ulaa 1436 H
                  20 Maret 2015 M
Jam                              :  12.30 Wita ( Setelah Sholat Jum’at)
Tempat                        : di Pekuburan Umum Dusun Pancor Kopong Barat Desa Masbagik
   Utara Baru Kec. Masbagik.

Demikian yang dapat kami sampaikan, atas perhatiannya kami sampaikan banyak terima kasih.

Wallahulmuwaffiqu walhadi Ila sabilirrosyad,
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
                                                                                                 Pancor kpong Barat, 19 Maret 2015
                                                                                                Atas Nama Keluarga


HULDIN ( Bp. Bowo)
(Anak)
Turut berduka Cita :

Hilyadi ( Pcr. Kopong )
Anak
H. Isnawati ( Pcr. Kopong )
Saudara
Zulkusnadi (Pcr. Kpng)
Anak
Zaenudin ( Pancor Kopong )
Saudara
Amaq Sudirman  ( Bangket Atas)
Saudara
Ruslan ( Tanak Maik )
Anak
H. Muh. Hazbullah Rifai ( AikDewa)
Saudara
H. Arifin ( Pringgasela )
Saudara
Lukman Irfati, S.Pd ( AikDewa)
Anak
Bp. Hasan ( Pringgasela )
Saudara
H. Satarudin ( Aik Dewa)
Saudara
Amaq. Rianah ( Pringgasela )
Saudara
H. Mawardi ( Aik Dewa)
Saudara
Amaq Turmuzi ( Pringgasela )
Saudara
H.  Humaidi ( Aik Dewa )
Saudara
Amaq Sumiati  (Pancor Kopong Timur )
Saudara
H. Muhammad Tahir ( Peratoh-Masbagik )
Saudara
Haji Ni’ ( Gubuk Luah-Penakak)
Anak
Abdul Rahman, QH., S.Pd.I ( Lendang Nangka )
Menantu
H. Endang ( Gubuk Luah-Penakak)
Anak
H. Zulkipli ( Pancor Kopong )
Saudara
Kadus dan segenap Masyarakat Pancor Kopong Desa Masbagik Utara Baru Kecamatan Masbagik
H. Irfan ( Pcr. Kopong)
Ayah
H. Nasiun Efendi ( Pcr. Kopong )
Saudara

Wallahu a'lam bishawab.

penyusun,

Abie Mutiara Azzahra. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fadhilah Puasa_Secuil Analisa Yellow Books of " Tangqiihul Qoul "

Allah SWT. berfirman :   Wahai Orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu , agama meraih predikat TAQWA. _ QS. Al-Baqarah. Rasulullah bersabda dalam Hadist Qudsi : Puasa itu untuk-Ku dan AKU ( Allah Swt ) yang lansung yang mengapresiasi.

Sepuluh Bunga Hidup Bahagia : Analisa Dr 'Aidh Al Qarni

          Dalam pandangan Ummat manusia, segala hal yang menjadi hasrat keinginan manusia tidak akan pernah habisnya. Namun Allah SWT. menitipkan nilai dan esensi kebahagiaan apabila dapat mengaktualisasikan 10 ritual penghambaan diri dengan manajemen relligius dari_Nya yaitu : 1. Bangun di saat menjelang fajar untuk beristigfar.     Allah Swt berfirman : (yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur[187]. ( Al- Imran:17) [187]  Sahur : Waktu sebelum fajar menyingsing mendekati subuh. 2. Menyendiri untuk ber- tafakkur.     Allah Swt berfirman : (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, Ma...